Pemerintah Bakar Lumbung

Siapa yang tidak setuju pemerintah tegas memerangi film Fitna. Namun sayang, pemerintah terkesan bertindak hantam kromo. Beberapa situs seperti rapidshare, youtube bahkan multiply diblokir. Pengguna berteriak protes.

Dalam surat edaran bernomor 84/M.KOMINFO/04/08 itu, Menkominfo Muhammad Nuh menginstruksikan 146 ISP (Internet service provider) dan 30 NAP (network access provider) untuk memblokir situs-situs yang memuat film Fitna.

Banyak pengguna situs-situs tersebut yang protes dalam beberapa milist dan forum. Pasalnya, banyak file-file dalam situs-situs tersebut yang sebenarnya sangat berguna. Mereka memandang pemerintah bagaikan membakar lumbung untuk membunuh satu ekor tikus.

Secara teknis, pemerintah sebenarnya bisa cukup dengan memblokir URL yang langsung merujuk pada postingan film Fitna di situs-situs tersebut. Namun sepertinya pemerintah tidak mau direpotkan. Langsung saja memblokir keseluruhan situs, habis perkara. Sebagaimana mental birokrasi terdahulu.

Selain itu,pemerintah tidak pernah transparan dalam pemblokiran situs-situs di internet. Seharusnya pemerintah mengumumkan secara resmi situs-situs apa saja yang diblokir termasuk alasannya. Jika perlu, pemblokiran harus melalui sebuah teknis yang transparan.

Semua pasti sepakat bahwa film Fitna sangat meresahkan dan membahayakan. Coba jika yang terhormat Menteri Kominfo Muhammad Nuh menyempatkan diri menyaksikan sinetron di televise. Mana yang lebih membahayakan?

Iklan

4 Tanggapan

  1. gawat kalo dah gini, padahal, kalo mau sharing video or dll itu gk cuma dari yutube aja, banyak kan cara kalo mau sebar2 file

    masak mau semua akses ke web di blokir,
    masak mau akses ke internet di blokir
    masak mau kemabali ke jaman perangko pos dan kilat
    masak masak masak

  2. mampuss aja pemerintah bego… pasti roy dibelakang ini semua..

  3. lha iyo mas, lumbungnya habis dibakar tapi tikusnya tetep lolos.. 🙂 salam.

  4. Untunglah,kini situs yang diblokir telah dibuka.
    Namun justru menambah pertanyaan,berarti kenapa dulu diblokir?bagaimana alasannya?setelah dibuka,ternyata film fitna masih tetap bisa diakses…fiuhhhhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: