BBM naik, Penguasa Turun

pompa bengsinNadanya provokatif yah? Maklum, dalam kondisi gemas seperti ini paling enak ya mengumpat. Bayangkan, motor Suzuki Tornado yang saya pakai merupakan kendaraan 2 tak, boros BBM pula. Boro-boro mau ganti yang 4 tak, digadaikan saja pernah ditolak. Apalagi mendengar berita buruk bahwa harga BBM akan naik. Fiuhhh!

Sekedar usul buat pemerintah, menaikkan harga BBM bukan merupakan solusi. Beban APBN kan hanya urusan presiden, wapres dan para menteri. Bandingkan dengan inflasi yang menjadi beban jutaan masyarakat miskin.

Ingat pak, mereka konstituen anda! Mereka juga bukan type pemboros BBM. Dengan kemampuan finansial yang terbatas, mereka sudah secara alami akan berhemat-hemat dalam memakai BBM. Justru orang-orang kaya setingkat anda yang berpotensi memboroskan BBM.

Sekali lagi, kalau boleh usul:

  1. Perbaiki fasilitas kendaaan umum.
  2. Batasi kapasitas mesin kendaraan pribadi
  3. Kenakan pajak yang amat sangat tinggi bagi kendaraan bermesin besar
  4. Insentif pajak untuk kendaraan hemat BBM dan kendaraan berteknologi hybrid.
  5. Atasi kemacetan lalu lintas
  6. sita kendaraan 2 tak yang beroperasi di jalan. Kemudian pemiliknya diberi fasilitas kredit lunak tanpa bunga dengan harga yang sangat khusus dan subsidi pemerintah untuk mendapatkan kendaraan 4 tak yang hemat energi (asyiiiik)
Iklan

4 Tanggapan

  1. Kalo emang APBN nggak kuat nanggung subsidi, berhenti lah dulu sejenak buat membangun. pemeliharaan fasilitas yang ada cukup lah, biar tetap ada pekerjaan padat karya dan cukup menghemat APBN.
    Sukur2 diperhatiin kualitas jalan yang ada, jalan jelek kan memicu kemacetan dan berdampak pada pemborosan BBM.

    Hidup Ery for President!!![ompiq]

  2. Kemarin sore, saya lihat siapa sesungguhnya yang memboroskan BBM mas, Ada orang (kaya?) mobilnya BMW tapi ngisi bensin Premium.

    Sedih saya, apa ndak malu ama mereka yang ngantri minyak tanah yang begitu dapet mesti ditebus seharga Pertamax?

    menerapkan pola hidup sederhana yang tidak pada tempatnya..[ompiq]

  3. hasil pendataan yg saya punya, hampir sebagian besar masyarakat kita adalah pemboros BBM. sejak BBM naik hingga di atas 80% pd tahun 2005, permintaan kendaraan bermotor bkn malah surut, tapi malah meningkat gila2an. Melebih percepatan pertumbuhan otomotif tahun sebelumnya. Percepatan ini tdk sebanding dgn percepatan laju jumlah penduduk. Sdh begitu, kendaraan yg dibeli kebanyakan yg pelahap BBM spt skutik yg hingga kini masih memegang rekor penjualan kendaraan roda dua nasional. Pdhal motor skutik dgn teknologi persneling otomatis jelas sgt lahap bahan bakar. Sya sndiri sudah membandingkannya. Jadi semua pihak adalah mereka yang bertanggungjawab tanpa terkecuali.

    kuncinya pada regulasi yang benar dan efektif…[ompiq]

  4. karepmu kui lho Om……
    wong 500rb ae wes ntuk 4 tak koq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: