Listrik…..oh..Listrik

Sungguh rumit mengikuti gonjang-ganjingnya masalah kelistrikan di Negara kita ini. Sumber daya alam yang sedemikian melimpah ternyata tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan listrik. Hingga PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir, walaupun menuai protes dari berbagai pihak. Yang jelas kondisi tersebut membuat saya harus berkali-kali bertandang ke kantor PLN Area Jaringan Pelayanan Surakarta.

Namun ada hal yang menarik yang ditemui di kantor sebuah BUMN tersebut. Biasanya seorang produsen berharap agar dagangannya laris manis. Namun PLN tidak. Dirinya gencar mengkampanyekan gerakan hemat listrik. Kalau bisa pelanggan membeli listrik sesedikit mungkin. Untuk yang biasa bergerak di dunia marketing tentu akan terheran-heran dengan ajakan ini.

Yang cukup membuat salut adalah begitu konsekuennya kantor PLN ini. Memasuki lorong-lorong kantor PLN, kita akan menemui suasana remang-remang. Ruangan di mana tidak ada orang, lampu dimatikan. Ruangan pun agak gerah, karena pemakaian mesin pendingin ruangan tidak dihidupkan secara maksimal. Mereka tidak sekadar mengajak, tapi telah mempraktekannya lebih awal.

Silahkan anda lewat ke kantor yang berada di Jalan Slamet Riyadi tersebut pada malam hari. Tidak ada sebuah lampu pun yang menyala, selain lampu di pos Satuan Pengamanan (Satpam) dan dip agar untuk penerangan jalan. Dibalik tudingan ketidakbecusan menangani listrik di negeri ini, ternyata PLN tetap menunjukkan sikap yang konsekuen.