Kaki Banyak Tidak Bisa Lari

kaki seribu

foto kaki seribu

Suatu malam, sehabis pulang kerja, saya duduk santai di ruang tamu sembari menghirup kopi. Tidak lupa, daya menyalakan sebatang rokok. Bagi saya, mengopi tanpa merokok adalah sebuah siksaan.

Tiba-tiba, pandangan mata saya tertumbuk pada sebuah sosok kecil memanjang. Sosok tersebut bergerak pelan. Setelah saya lihat secara cermat, teryata benda itu adalah binatang kaki seribu. Di desa saya, hewan itu biasa disebut luwing.

Tanpa pernah berniat untuk membunuhnya, saya mencoba mendekatinya. Dia masih cuek berjala, seakan saya tidak berada di situ. Akhirnya, saya mengambil sebuah sapu untuk mengusirnya secara baik-baik.

Hanya dengan satu sentuhan sapu, binatang itu menyerah. Dia melingkarkan badannya, sembari diam tanpa gerak. Dengan mudah, saya menyapunya keluar dari rumah saya.

Setelah itu, baru terbersit pertanyaan di kepala saya. Konon, binatang itu memiliki kaki yang berjumlah seribu. Saya sendiri juga belum pernah menghitungnya, dan tidak ingin menghitungnya.

Logikanya, dengan dua kaki saja, manusia sudah bisa berlari cepat. Sedangkan anjing yang kakinya empat juga bisa berlari lebih cepat, sehingga sering mengejar manusia. Tapi kenapa makhluk yang katanya punya seribu kaki itu tidak bisa berlari?

(abu nida)

 

Pelajaran dari Transjakarta

Karena alasan tugas, dengan terpaksa sejak Januari lalu saya hijrah ke Ibu Kota. Selama dua bulan di Jakarta, memang tidak banyak pengalaman yang saya dapat.

Jakarta, saya rasa, mirip-mirip dengan Solo. Bangunan megah memang banyak, tapi rumah kumuh jauh lebih banyak. Mobil mewah memang melimpah, namun juga harus berhimpitan dengan bajaj yang separuh bobotnya berasal dari dempul dan puluhan lapis cat ulang. Baca lebih lanjut

kata-kata yang kudengar tiap hari

Mohon perhatian para pengguna jalan raya, perlu kami beritahukan sesuai dengan UU nomor 13 tahun 1992 tentang Perkeretaapian Indonesia, bahwa setiap pemakai jalan raya yang hendak melintasi jalan kereta api wajib mendahulukan lewatnya kereta api.

Palang pintu perlintasan bukan alat pengaman utama dan bukan merupakan rambu lalu lintas, tetapi hanyalah alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api.

Untuk itu berhati-hatilah setiap akan melintasi perlintasan kereta api. Di lokasi lain masih banyak perlintasan yang tidak dijaga dan tidak berpintu, oleh sebab itu patuhilah rambu-rambu lalu lintas yang ada.

Dengan mematuhi peraturan lalu lintas berarti Anda telah berusaha menyelamatkan diri sendiri, keluarga, dan rekan-rekan Anda dari bahaya kecelakaan.

Hingga saat ini, telah banyak korban meninggal sia-sia karena kelalaian dan ketidakdisiplinan ketika melewati perlintasan kereta api.

Terima kasih atas kedisiplinan Anda dalam berlalu lintas. Semoga selamat sampai tujuan.

EYD terbaru versi 2008

Seorang kawan nampaknya cukup care dengan saya. Tahu kalau saya hobby menulis, ia mengirimkan sebuah email yang katanya merupakan pakem Ejaan Yang Disempurnakan versi 2008. Menurutnya pula, EYD ini telah disepakati oleh para ahli bahasa dalam sebuah kongres. Maka dari itu, saya ingin share dengan warga WP yang lain, yang mestinya juga hobby dalam tulis-menulis. Demikian email dari teman saya:
Baca lebih lanjut

Profesi???

Pada suatu hari, saya diajak oleh mantan boss saya untuk nJagong di Magelang. Saya sebut mantan boss bukan karena dia turun jabatan, tapi karena dia sekarang menjadi boss orang lain di sebuah media cetak. Dengan ditemani oleh istri dan putrinya yang masih kelas 1 SD, meluncurlah kami ke kota seribu salak ini. Obrolan-obrolan ringan menemani perjalanan kami. Tidak banyak yang saya ingat. Namun salah satu yang membuat saya terkesan, adalah celoteh si kecil yang menolak bercita-cita sebagi dokter.

Saya sudah tidak ingat lagi, apa cita-cita saya pada waktu seusianya. Atau mungkin memang saya sama sekali tidak punya cita-cita. Wajar, jika hari ini saya akhirnya hanya menjadi buruh kecil di perusahaan tempat saya mencari kesibukan.

Beruntunglah si kecil itu, yang sejak SD telah mempunyai cita-cita sebagai guru. Bahkan ibunya harus tersenyum simpul ketika cita-cita dokter yang ditawarkannya ditolak mentah-mentah oleh si kecil. Mungkin Si Kecil sadar, bahwa untuk menjadi dokter membutuhkan biaya yang sangat besar. Menurut penuturan saudara saya yang juga seorang dokter, dirinya terpaksa memupus harapannya untuk menjadi seorang dokter spesialis kandungan karena harus menyiapkan biaya pendidikan sekitar Rp 800 juta. Sepertinya Sang Putri paham –bukan bermaksud merendahkan– biaya sebesar itu pasti sulit terjangkau oleh kedua orang tuanya yang sama-sama berprofesi sebagai jurnalis. Dia juga tidak tergiur dengan iming-iming orang tuanya yang mengatakan bahwa jadi dokter bisa kaya.

Akhirnya, sang orang tua mengalah membiarkan putrinya bermimpi memiliki profesi yang mulia tersebut. Untung, mereka tidak menawarkan cita-cita sebagaimana profesi orang tuanya. Get your dreams girl…

BBM naik, Penguasa Turun

pompa bengsinNadanya provokatif yah? Maklum, dalam kondisi gemas seperti ini paling enak ya mengumpat. Bayangkan, motor Suzuki Tornado yang saya pakai merupakan kendaraan 2 tak, boros BBM pula. Boro-boro mau ganti yang 4 tak, digadaikan saja pernah ditolak. Apalagi mendengar berita buruk bahwa harga BBM akan naik. Fiuhhh!

Sekedar usul buat pemerintah, menaikkan harga BBM bukan merupakan solusi. Beban APBN kan hanya urusan presiden, wapres dan para menteri. Bandingkan dengan inflasi yang menjadi beban jutaan masyarakat miskin.

Ingat pak, mereka konstituen anda! Mereka juga bukan type pemboros BBM. Dengan kemampuan finansial yang terbatas, mereka sudah secara alami akan berhemat-hemat dalam memakai BBM. Justru orang-orang kaya setingkat anda yang berpotensi memboroskan BBM.

Sekali lagi, kalau boleh usul:

  1. Perbaiki fasilitas kendaaan umum.
  2. Batasi kapasitas mesin kendaraan pribadi
  3. Kenakan pajak yang amat sangat tinggi bagi kendaraan bermesin besar
  4. Insentif pajak untuk kendaraan hemat BBM dan kendaraan berteknologi hybrid.
  5. Atasi kemacetan lalu lintas
  6. sita kendaraan 2 tak yang beroperasi di jalan. Kemudian pemiliknya diberi fasilitas kredit lunak tanpa bunga dengan harga yang sangat khusus dan subsidi pemerintah untuk mendapatkan kendaraan 4 tak yang hemat energi (asyiiiik)

Kata Mutiara kacau!!

Malam yang sangat sepi. Penduduk sudah pada tidur. SMS terakhirr juga belum terbalas. Dan mungkin juga tidak terbalas.  Status di YM juga nampak abu-abu semua. Misal pun ada yang online, statusnya I’m mobile.

Apa boleh buat.. Iseng-iseng, bikin kata-kata mutiara. Biar kelihatan seperti orang bijak. Apalagi didukung dengan beberapa uban yang mulai muncul. Namun, lhadalah…. Kata mutiara yang kacau!!!!

Baca lebih lanjut